Rabat/Morocco (ANTARA) - Otoritas Maroko melanjutkan operasi evakuasi besar-besaran untuk hari kesepuluh berturut-turut di sejumlah provinsi utara yang dilanda banjir parah, dengan lebih dari 143.000 orang dipindahkan sebagai langkah pencegahan, berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri.
Juru bicara pemerintah Mustapha Baitas, Kamis, menyatakan banjir kali ini tidak menimbulkan korban jiwa di wilayah terdampak. Evakuasi dilakukan untuk melindungi warga seiring hujan lebat yang masih menghambat upaya penyelamatan dan bantuan.
Menurut Anadolu, ribuan warga direlokasi dari daerah terdampak di provinsi Larache, Sidi Kacem, dan Sidi Slimane di utara, serta Kenitra di Maroko barat. Banjir bandang terus meluas di wilayah dataran rendah sejak akhir Januari.
Situasi terparah terjadi di Ksar El Kebir setelah Sungai Loukkos meluap menyusul bendungan Oued El Makhazine melampaui kapasitas tampung.
Data resmi menunjukkan bendungan itu mencapai 140 persen kapasitas untuk pertama kalinya, memicu genangan luas di kota dan lahan pertanian sekitar.
Kementerian Dalam Negeri menyebut Larache mencatat jumlah evakuasi terbesar dengan 110.941 orang, disusul Kenitra 16.914 orang, Sidi Kacem 11.696 orang, dan Sidi Slimane 3.613 orang.
Pemerintah menyatakan proses evakuasi dilakukan bertahap sesuai tingkat risiko dan potensi kerusakan, dengan dukungan logistik besar guna memastikan pemindahan serta penampungan warga berlangsung aman.
Meski kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, Maroko sebelumnya pernah dilanda banjir mematikan. Pada Desember 2025, banjir bandang di kota Safi di bagian barat negara itu menewaskan sedikitnya 37 orang.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Tragedi di Maroko: Dua bangunan runtuh, 22 tewas saat acara akikah
Baca juga: Unjuk rasa di Maroko sebabkan tiga korban jiwa
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.






















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5169754/original/004758200_1742544934-WhatsApp_Image_2025-03-19_at_18.19.10_b997d6cd.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876580/original/060174300_1719475554-WhatsApp_Image_2024-06-27_at_14.43.12_5b0bb18e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438540/original/032196000_1765326032-Insta360_Antigravity_A1_01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2785522/original/012513100_1555999370-iStock-502558343.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439824/original/006772100_1765380021-Where_Winds_Meet_Mobile_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2758723/original/074430400_1553243544-FBI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439555/original/068684100_1765360849-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391457/original/092387100_1761323170-slot.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2513912/original/021370500_1543826266-Kate_Stone_Matheson.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440074/original/085371900_1765421348-Akaso_360_01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5329847/original/046909600_1756340179-amorim.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5440579/original/061983600_1765438206-Apple_Developer_Academy_Bali_01.jpeg)


English (US) ·