Jakarta (ANTARA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berencana meluncurkan produk kredit buy now pay later (BNPL) atau paylater pada kuartal I tahun depan sebagai bagian dari upaya perseroan untuk mengoptimalkan bisnis di segmen ritel.
Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan menyampaikan bahwa peluncuran paylater awalnya ditargetkan tahun ini, tetapi karena keterbatasan waktu menjelang tutup buku, peluncuran tersebut ditunda hingga tahun depan.
“Kita mau buat produk itu semuanya harus smooth. Memang berharapnya tahun ini kita bisa. Tapi kita melihat dengan keterbatasan waktu, sepertinya baru awal tahun,” kata Rully saat dijumpai media di sela-sela acara National Financial Health Event di Jakarta, Kamis.
Selain paylater, BTN juga berencana merilis produk kartu kredit serta kredit kendaraan bermotor (auto loan). Untuk dua produk ini, ujar Rully, peluncurannya diharapkan bisa terlaksana paling lambat pada kuartal II 2026.
Baca juga: Ratu Maxima apresiasi inovasi BTN membayar cicilan KPR pakai sampah
Ketika ditanya apakah mundurnya rencana peluncuran produk baru berhubungan dengan masalah di sisi permintaan, Rully menjelaskan bahwa pihaknya tidak melihat hal tersebut sebagai permasalahan.
Di tengah isu melemahnya daya beli masyarakat pada tahun ini, BTN memiliki keyakinan daya beli akan jauh membaik pada tahun depan.
Hal ini seiring dengan banyaknya inisiatif dan program yang digelontorkan oleh pemerintah. Selain itu, pertumbuhan ekonomi pada tahun depan juga diproyeksikan akan lebih baik.
Di sisi lain, menurutnya, perbankan tetap bisa menciptakan permintaan (demand) dengan memanfaatkan basis nasabah yang sebelumnya sudah dimiliki yang memang layak atau eligible untuk mendapatkan akses terhadap produk tersebut.
Baca juga: BTN: Kredit tumbuh 8,02 persen capai Rp385,59 triliun per Oktober 2025
“Contoh, KPR. kami punya customer yang kalau kami offer itu mereka akan tertarik. Sama halnya dengan produk lain misalnya pinjaman atau modal kerja, itu masih banyak masyarakat yang membutuhkan, hanya saja kami akan mempertemukan produknya dengan masyarakat,” kata Rully.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), porsi kredit BNPL perbankan tercatat sebesar 0,30 persen dari total kredit perbankan dan terus mencatatkan pertumbuhan yang tinggi secara tahunan.
Per September 2025, baki debet kredit BNPL sebagaimana dilaporkan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), tumbuh 25,49 persen year on year (yoy) menjadi Rp24,86 triliun, dengan jumlah rekening mencapai 30,31 juta dan NPL gross sebesar 2,61 persen.
Hingga akhir Oktober 2025, BTN sendiri telah menyalurkan kredit dan pembiayaan dengan total nilai sebesar Rp385,59 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 8,02 persen yoy dari Rp356,96 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Baca juga: BTN ajak mahasiswa USU buat inovasi hunian dukung Program 3 Juta Rumah
Sedangkan dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) BTN tumbuh sebesar 13,70 persen yoy dari Rp372,10 triliun per akhir Oktober 2024 menjadi Rp423,08 triliun per akhir Oktober 2025.
Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4825104/original/023211300_1715098966-iPad_Pro_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378723/original/058292000_1760316350-Genshin_Impact_update_6_1_01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5174070/original/024394300_1742896340-MacBook_Pro_M4_09.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5381894/original/002166700_1760520467-OriginOS_6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5380287/original/026074400_1760421304-iPhone_Air_01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377388/original/098732100_1760092765-Antrian_pelanggan_untuk_pre-order_iPhone_17_-_iBox_Summarecon_Mall_Serpong.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377474/original/052829700_1760096933-20251009_150527.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5379498/original/096397500_1760347998-Vivo_X300_01.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378310/original/035212700_1760238672-Misha.jpg)
English (US) ·